Ingatan ini masih jelas sekali terngiang - ngiang di benakku. Untuk pertama kalinya aku dapat merasakan apa yang orang - orang rasakan. Jantung yang berdebar - debar, perasaan gugup, senang tiba - tiba dan sedih tiba - tiba. Ya perasaan di atas dapat diwakilkan oleh satu kata yaitu Cinta. Mungkin aku pertama kali merasakan cinta pada saat kelas 6 SD. Menurutku, mencintai seseorang disaat kelas 6 SD itu terlalu cepat, jadi bisa dibilang aku mulai Menyukai bukan Mencintai seseorang saat diriku duduk di kelas 6 SD. Namun saat aku menyukai dirinya yang begitu menawan, tidak membuatku segera mendekatinya, karena aku tahu siapa diriku, dan siapa dirinya. Pada saat itu aku hanya minder dengan rupaku. Jadi aku hanya bisa menyukainya diam - diam, dan perasaan yang dulu itu tetap ada, namun sekarang aku bisa mengatakannya sebagai rasa kagum, kagum melihat rupanya yang begitu menawan. Setelah bertahun - tahun ku lalui tanpa pernah memikirkan seorang pria. Pada saat aku beranjak ke kelas 3 SMP, rasa itu mulai tumbuh kembali. Diri ini juga tidak menyangka kalau aku menyukai sosok pria yang satu kelas denganku itu. Pria yang kali ini telah menawan hatiku tidak mempunyai rupa semenawan pria yang pertama kali aku sukai. Hanya sekedar melihat tingkah lakunya yang sedikit unikdi dalam kelas dapat membuatku jatuh cinta. Untuk kedua kalinya aku tidak mau berusaha mendekatinya, alasan kali ini berbeda. Aku tidak ingin mendekatinya karena ia berbeda keyakinan denganku. Aku tahu sampai kapan pun keyakinanku dan dirinya tidak akan pernah menyatu. Sudah berapa pria yang ku sukai namun belum pernah ada seorang pria yang ku sukai yang mempunyai keyakinan yang sama denganku. Sampai suatu hari aku berdoa agar Tuhan mengijinkanku untuk mencintai seorang pria yang mempunyai keyakinan yang sama denganku. Entah berapa lama waktu telah berjalan, sampai akhirnya Tuhan menjawab doaku.
Kali ini, aku menyukai seseorang bukan karena parasnya, bukan juga karena aku sering bertemu dengannya tapi karena aku Mendengar kisah hidupnya. Ya pada awalnya temanku yang menyukai dirinya, namun karena aku penasaran dengan sosok pria itu, jadi aku berusaha mencari tahu seperti apa kepribadian dan sifat dari pria tersebut. Setelah mendengar cerita tentang pria tersebut, aku baru sadar kalau dia layak untuk dicintai, namun waktu terus berjalan, dan membuatku tiba - tiba lupa kalau aku menyukainya, jadi belum sempat aku berusaha untuk mendekat, dirinya telah bersama seorang gadis. Pria tersebut sangat mencintai kekasihnya, namun sang kekasih tidak pernah mencintai pria tersebut. Sedih rasanya melihat hubungan mereka yang terus menerus diselimuti keterpaksaan. Waktu telah menyadarkan dirinya kalau aku menyukai dirinya, namun aku tahu dirinya sengaja menghindariku. Walau terus tersiksa dengan perasaan cinta ini, namun aku ingin tetap berusaha sampai pada akhirnya aku tidak punya daya lagi untuk berusaha. Karena aku tahu ini yang pertama kalinya, dan apa salahnya jika aku memperjuangkannya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar