Bisa bertemu denganmu adalah kesempatan yang sangat langka, layaknya seseorang mendapatkan undian berhadiah, tak dapat diduga, dan ketika mendapatkannya perasaan ini sungguh luar biasa bahagia. Karena aku sangat susah untuk bertemu denganmu, jadilah aku sebagai seorang stalker sejati. Setiap hari aku mengecek twittermu, namun saat melihatmu nggak online - online, membuatku tambah rindu dan tambah penasaran, banyak pertanyaan yang muncul, "kamu lagi apa? "kamu sehat - sehat aja kan?" "ujian kamu gimana?" "belakangan ini kamu ngapain aja?", namun semua pertanyaan ini nggak bisa terjawab karena aku hanya berani ngecekin kamu lewat twitter.
Sakit rasanya saat mencintai kamu, mencintai kamu yang sangat mencintai dia. Perasaan ini sakit ketika harus terus menunggu sampai dirimu benar - benar sendiri, dan aku tahu perasaanmu juga sakit kan? karena setiap perhatian dan kasih sayangmu hanya dibalas oleh kedatarannya. Mungkin sekarang sedang zamannya karma. Saat kamu menggampangkan perasaan cewek yang suka sama kamu, sekarang malah saat kamu suka sama seorang cewek, cewek itu malah menggampangkan perasaan kamu atau lebih tepatnya cewek itu nggak punya perasaan apa - apa ke kamu. Begitu pula sebaliknya, saat cewek kamu suka sama seorang cowok, cowok itu nggak nanggepin perasaannya, dan sekarang saat kamu menyukainya, cewek kamu malah yang nggak nanggepin.
Jujur aja ya... aku tersiksa dengan perasaan rindu ini, perasaan ingin sekali dekat dengan kamu. Namun semua itu belum saatnya! Kamu masih punya cewek, dan aku harus nunggu sampai kamu putus, dan saat kamu udah putus aku harus membiarkan kamu sendirian dulu. Butuh berbulan - bulan sampai akhirnya aku bisa mulai dekat sama kamu, dan aku nggak tahu kapan waktunya.
Entah kenapa, perjuangan cinta aku ke kamu itu nggak gampang. Bisa pendekatan sama kamu aja, aku harus nunggu berbulan - bulan, dan saa waktunya tiba, pendekatan itu sedikit tersendat karena pikiran aku harus aku curahkan sepenuhnya untuk UN! Aku nggak tahu, apa aku bisa bertahan dengan semua keadaan ini? setengah hai dan pikiran aku tertuju ke kamu, dan setengahnya lagi tertuju pada UN. Aku hanya bisa berdoa sama Tuhan, semoga aku diberikan kekuatan untuk bisa memanajemen pikiran aku, dan semoga aku bisa kuat untuk tetap nunggu kamu O:)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar